Berikut sobat bisa membaca atau silahkan mendownload Ebook mengenai seputar teknologi komunikasi bergerak khususnya CDMA yang saya kumpulkan selama ini, Semoga bermanfaat :
Alokasi Frekuensi Indonesia
(https://www.dropbox.com/s/8q30g3bzrpb2llb/alokasi-frekuensi-edisi-2-januari-2010.pdf)
1xEV-DO Technology
(https://www.dropbox.com/s/smlggo7scv0ynyk/1_EV-DO%20Technology.ppt)
Samsung Mobile Wimax, Technology Overview, Architecture & System
(https://www.dropbox.com/s/u81pl0ey9wugb14/%5BSamsung%5D%20WiMAX-03-Solutions.pdf)
Samsung Mobile Wimax, Performance & Spectrum Allocation
(https://www.dropbox.com/s/zdviigsw74ko6cf/%5BSamsung%5D%20WiMAX-04-Performance-Interference.pdf)
A Comparative Study of UMTS (WCDMA) and cdma2000 Networks
(https://www.dropbox.com/s/q1sjofdb6i4otas/3G_Comparison_MetroCon2001_Track3_Session4.pdf)
3G Celluler
(https://www.dropbox.com/s/ezf8eufewfpmpva/3G_v3.ppt)
Generations of Wireless Technologies and Networks
(https://www.dropbox.com/s/7qlzk0u09qktha0/3GEVO.pdf)
Third Generation Wireless Glossary
(https://www.dropbox.com/s/6pj98a65tw2idvq/3ggloss.pdf)
Tampilkan postingan dengan label Dasar Transmisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dasar Transmisi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 01 Februari 2013
Rabu, 12 Desember 2012
Propagasi Gelombang Radio
Pengertian secara sederhana adalah Peristiwa perambatan gelombang radio dari antena pemancar ke antena penerima.
Spektrum Gelombang Radio
- Very Low Frequency (VLF) : 3 - 30 kHz
- Low Frequency (LF) : 30 - 300 kHz
- Medium Frequency (MF) : 300 kHz - 3 MHz
- High Frequency (HF) : 3 - 30 MHz
- Very high frequency (VHF) : 30 - 300 MHz
- Ultra High Frequency : 300MHz - 3 Ghz
- Super High Frequency (SHF) : 3 - 30 GHz
- Extra High Frequency (EHF) : 30 - 300 GHz
- Gelombang radio (gelombang elektromagnetik) selalu mempunyai :
- Kuat medan listrik (E) dan kuat medan magnet (H);
- Arah rambatan;
- Frekuensi (f);
- Panjang gelombang (l);
- Polarisasi.
MODULASI
Pengertian
Teknik modulasi dilakukan dengan mengubah parameter-parameter gelombang pembawa yaitu : Amplitudo, Frekuensi atau Fasa.
Jenis-jenis Modulasi
Teknik modulasi dilakukan dengan mengubah parameter-parameter gelombang pembawa yaitu : Amplitudo, Frekuensi atau Fasa.
Jenis-jenis Modulasi
- Dilihat dari sinyal informasi yang dimodulasikan, ada 2 jenis modulasi yaitu :
- Modulasi Analog.
- Modulasi digital.
- Modulasi analog dibedakan menjadi dua kelompok yaitu :
- Modulasi analog dengan carrier berbentuk gelombang sinus.
- Modulasi analog dengan carrier berbentuk pulsa.
- Yang termasuk modulasi analog dengan carrier sinusoida adalah :
- Modulasi Amplitudo (Amplitudo Modulation, AM).
- Modulasi Frekuensi (Frequency Modulation, FM).
- Modulasi Fasa (Phase Modulation, PM).
- Modulasi analog dengan carrier pulsa terdiri dari :
- Modulasi Amplitudo Pulsa ( Pulse Amplitude Modulation, PAM).
- Modulasi Lebar Pulsa (Pulse Width Modulation, PWM).
- Modulasi Posisi Pulsa (Pulse Position Modulation, PPM).
- Modulasi Digital terdiri dari :
- Amplitude Shift Keying (ASK);
- Frequency Shift keying (FSK);
- Phase Shift Keying (PSK);
- Quadrature Amplitude Modulation (QAM).
Selasa, 11 Desember 2012
Pulse Code Modulation (Rekomendasi G.711)
Selanjutnya dari dasar transmisi adalah sobat harus memahami pembentukan sinyal dalam PCM (Pulse Code Modulation) dan sistem multiplexing.
1. Pulse Code Modulation (Rekomendasi G.711)
- Perhatikan blok diagram berikut
![]() |
| Gambar : Blok diagram PCM |
- Sampling Frekuensi sampling minimum, fs = 2 BW, di mana BW voice = 4 kHz, sehingga : fs = 2 x 4 kHz = 8 kHz. Waktu antar sampling, ts = 125 ms. Hasil sampling adalah pulsa PAM (Pulse Amplitude Modulation).
![]() |
| Gambar : Proses sampling |
- Quantizing Quantizing (proses kuantisasi) bertujuan untuk memberikan harga setiap pulsa PAM.
Ada dua standar kuantisasi, yaitu : UNIFORM dan NON UNIFORM. Kuantisasi UNIFORM adalah memberi skala penguatan pada level tegangan dengan harga V yang sama besar (uniform). Kuantisasi ini tidak digunakan pada PCM.
Konsep dasar transmisi radio
Agar sobat lebih paham mengenai dasar transmisi maka pembahasan berikutnya adalah mengenai konsep umum/dasar dari transmisi radio. Perhatikan blok diagram berikut ini:
![]() |
| Gambar : Blok diagram umum Sistem Radio Transmisi |
Sisi Kirim (Transmitter)
- Informasi berupa : voice, data, video.
- A/D Converter digunakan untuk merubah sinyal analog menjadi sinyal digital.
- Multiplexing (Mux) berfungsi untuk menggabungkan beberapa sinyal informasi menjadi satu informasi.
- Modulator digunakan untuk “menumpangkan” sinyal informasi ke sinyal pembawa (carrier), dimana frekuensi sinyal carrier lebih tinggi daripada sinyal informasinya.
- Up-converter digunakan untuk mentranslasikan frekuensi hasil modulasi (IF-intermediate frequency) menjadi frekuensi transmisi (RF=Radio frequency) tertentu.
- High Power Amplifier (HPA) digunakan untuk menaikkan level daya sinyal RF sehingga bisa disalurkan ke antena pemancar.
- Duplexer digunakan untuk membagi arah kirim dan terima sinyal RF dari sebuah antena. Dengan duplexer maka bisa dipisahkan sinyal arah kirim dan sinyal arah terima.
- Feeder berfungsi sebagai penghubung antara perangkat pemancar dengan antena yang biasanya berada di atas tiang dengan ketinggian tertentu. Biasanya feeder ini menggunakan kabel coaxial.
- Antena digunakan sebagai converter antara gelombang terpandu (wave guided) dengan gelombang bebas diudara.
Kamis, 06 Desember 2012
Satuan dan Parameter Transmisi Radio
Dibagian pertama ini saya akan membahas mengenai dasar tranmisi. yaitu mengenai satuan-satuan dan parameter-parameter penting dalam transmisi radio.
Satuan dan Parameter Transmisi Radio
- Power (Daya) Adalah besaran kekuatan suatu sinyal yang dihasilkan oleh perangkat (rangkaian).
Notasi : P.
Satuan : Watt, dBm, dBW.
Rumus :
P (Watt) = E (Volt) x I (Ampere)
= E2 (Volt) : R (Ohm)
= I2 (Ampere) x R (Ohm)
P (Watt) = 10 Log P watt /1 Watt
= ……….. dBW (deci Bell Watt)
P (milliWatt) = 10 Log P milliwatt/1millWatt
= ……….. dBm (deci Bell milliWatt
P (Volt) = 20 Log P Volt /1 Volt
= ……….. dBV (deci Bell Volt)
P (mV) = 20 Log P mV / 1 mV
= ……….. dBV (deci Bell mV)
Hubungan dBW dan dBm :
x dBW = (x + 30) dBm
y dBm = (y - 30) dBW
- Gain (Penguatan) Adalah suatu besaran yang diperoleh dari hasil perbandingan secara logaritmis antara daya output (Po) dengan daya input (Pi).
![]() |
| Po > Pin; Notasi : G; Satuan dB. |
-
Rumus : G = 10 Log Po/Pi
Contoh : Pi = 10 mW
Po = 1000 mW
G = 10 Log 1000/10 = 20 dB
Langganan:
Postingan (Atom)





